Rabu, 30 November 2011

Kisah Cinta Dua Cicak

     Pada suatu saat, seorang pekerja mencoba merobohkan tembok sebuah rumah di Jepang yang sedang direnovasi. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong yang di antara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai roboh, dia menemukan seekor cicak yang terperangkap di antara ruang kosong tersebut dimana kaki cicak tersebut melekat pada sebuah surat. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek surat tersebut, ternyata surat itu telah ada sejak 10 tahun yang lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.
     Apa yang sedang terjadi? Bagaimana bisa cicak itu bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun? Dalam keadaan gelap gulita selama 10 tahun, tanpa sedikitpun bergerak leluasa. Itu terasa mustahil dan tidak masuk akal.
     Dia lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah tempat sejak kakinya melekat pada surat tersebut. Bagaimana cicak itu makan?
     Dia menghentikan pekerjaannya sejenak dan memperhatikan cicak itu. Tak lama kemudian, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya mendekati cicak yang terperangkap tadi dan menyuapinya dengan mulutnya.

     Pekerja ini sangat terharu melihat kejadian tersebut. Ternyata ada seekor cicak lain yang memperhatikan cicak tersebut selama 10 tahun. 
     Sungguh ini sebuah cinta. Cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan kecil seperti halnya dua ekor cicak tersebut. Apa yang dilakukan oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan aja, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. 


Pertama saya baca kisah ini dalam buku "Anda Bisa Jika Anda Berpikir Bisa" saat itu lagi di dalam salah satu angkutan umum terbaik di Jakarta sebut saja Kopaja (huahahaha) sepulang dari Planetarium Jakarta. Sekalian buat ngisi waktu ampe nyampe kosan ama ngehilangin penat dalam kepengatan. hahahaha
Saya bener-bener terharu baca kisah ini, pengen nangis, tapi malu lagi di angkutan umum, hahahahaha
Luar biasa cinta mereka (dua cicak itu maksudnya), ternyata apapun, siapapun, dimanapun semua ada cinta.
Bener-bener mengajarkan kita untuk jangan pernah mengabaikan orang yang kita kasihi. Sayangilah sebagaimana dia menyayangi anda, meski butuh pengorbanan. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar